0

Duniaku hancur?tidak kurasa.

Banyak hal2 tak terduga yang terjadi hari ini.
Aku menghilangkan komik conan milik tasya.
Aku harus menunggu bus yang sepi selama satu jam di halte.
Aku menjadi bahan bully-an zidane dkk.
Aku tiba-tiba ditunjuk menjadi pembaca uud saat upacara pagi tadi.
Aku nyaris tak memiliki selera makan seharian ini.
Orang yang kusayangi memberitahukan hal yang buruk pagi tadi.
Aku dimarahi ibu karena tak menggunakan obat secara teratur.
Dan aku menghadapi itu semua dengan setengah kesal.
Bagaimana tidak?
Kehidupanku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.
Disaat aku sedang butuh teman, sahabat, pendengar yang baik, semuanya pergi.
Apa begini rasanya sakit?
hanya tasya yang masih peduli padaku.
Dan aku malah menghilangkan komiknya.
Tasya pasti kecewa berat. Untunglah sepulang sekolah tadi aku menyempatkan membeli komik yang sama di toko buku.
Meskipun ujung-ujung nya aku dimarahi ibu karena telat.
Tapi tak apa. Yang penting komiknya sudah kudapat.
Uh, aku benci diriku sendiri.
Kenapa wanita rata-rata terlahir cengeng?
untuk meminta belas kasihan orang-orang?
tidak.
Yang kubutuhkan sekarang hanyalah teman.
TEMAN.
teman yang benar-benar bisa membuat hari2ku lebih ceria.
omong-omong soal teman, aku jadi ingat tentang moza.
Yah dia masih seperti dulu.
Kaku, tidak senang bersosialisasi, dan terkadang konyol.
Tapi aku suka moza yang seperti itu.
Sayangnya, doaku untuk bisa sekelas lagi dengan tasya dan moza tidak terwujud.
Semoga saja dikelas 9 kita dapat bersama2 lagi.
Kasihan moza, dia tak punya teman bermain. Atau teman mengobrol.
Aku ingat dulu kami bertiga senang membicarakan hal2 yang konyol.
Apa topping pizza kesukaan kita, membahas tentang film2 robot, sampai menyanyikan soundtrack barney.
Benar2 polos.
aku hanya ingin kehidupanku kembali berjalan normal.
Tanpa memikirkan tugas rumah, tanpa memikirkan setumpuk PR yang menurutku melebihi kapasitas, tanpa memikirkan bunglon.
Oh iya ngomong soal bunglon, aku jadi ingat tadi pagi.
Yah tapi bagaimana lagi?
kalau dia membaca ini, kuharap dia mau mengerti dan memaafkan yeoja kekanak-kanakan sepertiku ini.
Apa aku kekanak-kanakan?
atau dia yang terlalu serius?
entahlah.
Ada banyak hal yang sedang mengganggu pikiranku saat ini.
Aku hanya terlalu lelah untuk memulai semuanya[]

0

Bad day.

Aku lega hari ini berakhir juga.
Kau tahu? Tugasku menjadi protokol tergeser.
Hah, enyahlah harapanku jadi protokol di upacara 17agustus.
Jujur saja, aku malas bertemu dengan makhuk yang satu ini.
Seenaknya saja mengatur kehidupan orang.
Padahal aku sudah berusaha keras supaya bisa bagus saat hari H berlangsung.
Tapi.. ah sudahlah-,_-
aku tahu melawan makhluk sepertinya hanya menambah dosa.
Tak perlu kuladeni.
Oke, kau menang sekarang.
Aku benci diriku yang tak bisa apa-apa.
Kenapa aku seperti ini?
Yatuhan, aku ingin cepat-cepat mengakhiri ini saja. Kamu tahu? Berada didekat makhluk ini benar-benar membuatku muak.
Sudahlah, tak usah dibahas lagi.
Walaupun begitu, aku senang karena hari ini bapak pulang. Yeah, akhirnya.
Aku, dava, dan bapak menjalani hari ini dengan cukup mulus.
Kami makan eskrim bersama tadi.
Aku bahkan lupa kapan terakhir kalinya aku merasakan hal ini.
Tidak ada hal yang tidak bisa disyukuri bukan?

0

Too unprecditable.

Too unprecditable. Mungkin kata itulah yang pantas menggambarkan situasi hidupku saat ini.
Segala sesuatunya gampang banget ditebak.
Kaya sekarang gini nih-_- semua orang yang ku kenal meluncurkan tatapaan astaga-apa-kau-benar-benar-dita saat melewatiku.
Hah, bodoh sekali dita. Ngapain kamu repot2 mengurusi mereka yang mengomentari penampilanmu.
Mereka bukan siapa-siapa. Huh ibuku saja tak repot mengurusiku.
Oke baiklah kembali ke topik awal.
Too unprecditable.
Apa benar aku gampang ditebak, sehingga teman-temanku bisa dengan mudahnya memainkanku seperti kemarin?
kurasa tidak.
Tunggu, aku akan melanjutkan postingan ini beberapa saat lagi. Ada halangan sedikit.
Yah kau tahu, bayi tua disebelahku ini merengek2 meminjam hp ku untuk main game.
Hft apa boleh buat.

0

My beloved and annoying bestfriend♥

Aku punya sahabat cowo. Namanya alif. Sesuai judul dia asik, tapi kadang2 nyebelin.
Jutek, kalo jawab singkat2, nggak romantis, gabisa ditebak deh pokonya.
Kita sahabatan dari kelas 3. Dan aku seneng punya sahabat cowo kaya dia. Pokoknya nggak bisa digantiin deh.
Sampe sekarang aja belum ada yang bisa nyaingin dia.

Itu foto dia waktu masih kelas 6. Hihi aku tambahin mustache biar makin lucu. Waktu itu dia masih kecil, bocah banget.
Beda sama dia yang sekarang, jauh lebih dewasa.
Aku sama alif udah engga sesekolah lagi. Tapi aku masih sering kontak2an sama dia. Buat cerita2, nanya kabar, atau sekedar basa basi say hello.
Kalo dia baca ini, aku pengen sampein ke dia kalo aku bahagia banget punya dia.
Dan nggatau kenapa aku nggabisa marah sama dia. Kalo ngambek, pasti besoknya bisa balik lagi.
Pokonya dia yang paling2 deh!

Note: itu hadiah persahabatan ke 5 aku buat alif hihi.

0

Gigi baru, sungguh menyiksa.

Hai aku sedang berada di pizza hut saat menulis ini. Mati-matian menelan bruschetta yang sudah penuh dimulutku.
Jangankan merasakan, menggigit saja begitu susahnya. Membuat bruschetta yang biasanya menjadi hidangan nikmat, menjadi sangat mengerikan.
Bukan apa-apa, maksudku, heloo? Bahkan hanya kugerakkan sedikit saja semua gigiku linu rasanya. Benar-benar menyiksa.
Akhirnya kuputuskan untuk memakan soup saja. yah itu lebih baik ketimbang bruschetta.
Setidaknya aku tak perlu repot-repot mengunyah dahulu.
Oke akan kuperjelas kenapa aku sangat sentimentil dengan gigiku saat ini.
Sekitar kemarin malam aku memutuskan untuk memasang behel di gigiku. Aku tak berfikir panjang, karena menurutku, behel itu keren!
melebihi kerennya super junior saat konser di indonesia.
Melebihi kerennya suara demi lovato saat menyanyikan lagu bernada tinggi.
Melebihi kerennya suho saat menampilkan kelebihan beatbox nya.
Aishh apa-apaan aku ini. Bahkan aku lupa suho tak bisa beatbox.
Oke, mungkin itu terlalu berlebihan.
Tetapi behel memang keren (menurutku).
Dan pemikiran itu segera hancur setelah setidaknya 12 jam pemasangan behel.
Pada kenyataannya seperti ada ribuan lebah yang menggerogoti rongga gigiku.
Mulutku sudah seperti sarang lebah saja.
Huft. Sepertinya mulai saat ini sampai seminggu kedepan aku harus membiasakan diri beradaptasi dengan benda asing yang menempel di gigi-gigiku ini.
Tetapi kabar yang lebih menguntungkannya adalah, dengan begini berat badanku dapat cepat turun karena porsi makan yang sudah semakin sedikit.      
ngahahaha.
Tunggu.
Diet tidak harus dengan menyiksa tubuh kita bukan?
ah aku tidak peduli, lagipula aku ingin cepat-cepat kembali ke tubu awalku.
Tubuh kering kerontang seperti Manequin.

0

Week Story: Refrain

Holaaa ramlaaan! #Salah
Saya kembali dengan membawa berita bagus.
Dan buruk.
Besok tanggal 20 film refrain mulaii!! Yipiii!
Apa? Nggak tau refrain?
ini 2013 mameen, tanya om google sana/? Hwhw
Nih biar engga kelamaan aku kasih foto novelnya aja ya

image

Nah itu tuh novel yang mau diflmin. Penulisnya namanya Winna Efendi. Berhubung aku udah baca itu dari setaun yang lalu (pas kelas 6) jadi bener2 excited pas tau ternyata mau diflmin:D sebenernya awal baca novel itu tuh gegara pinjem temen. Yah ga modal sih, berhubung lagi ngirit duit waktu itu-,-)v
Hwhw Yang aku bingung, ntar aku nonton sama siapa-_- nggak mungkin sama kak tama, dia kan di jakarta. Lagian paling tidur ntar dia, gatau ceritanya. Hupet. Yasudah, lupakan.
Buku2 Winna Efendi yang lain juga nggak kalah bagus kok. Ada Remember when, dan yang lagi aku baca adalah..

image

Nah itutuh hwhw
Maap latarnya agak gimana gitu, lagi dikelas soalnya-_-
itu buku keren banget dehh asli. Apalagi yang punya cita2 nerbitin novel2. Buku itu bener2 bantu.
Didalemnya ada elemen2 yang harus ada sama novel, self editing, penerbitan novel, sampe gimana caranya menghadapi penolakan naskah. Keren deh pokonya.
Penasaran? Beli sendiri ya. Hwhw
Find winna on:
twitter; @winnaefendi
Blog; http://winna-efendi.blogspot.com